cara menanam pohon salak

Pembenihan merupakan salah satu hal yang seharusnya dipandang agar tanaman salak kencang berbuah. Benih salak biasanya ditanam dari biji yang diambil dari buah pohon salak yang berkwalitas. Tapi, tanaman dari biji tak senantiasa sama dengan induknya.

Biji ditanam segera di dalam polybag dengan kedalaman tanah 3-5 cm. Masukkan 3-4 biji dalam satu polybag dengan perbandingan tanah dan kompos 1:2. Sesudah satu bulan, biji akan tumbuh dan membuang tanaman parasit yang tumbuh dan pindahkan ke lahan yang kosong.

Sistem lain yang dimaksimalkan pada dikala ini merupakan melewati anakan atau umum disebut dengan cangkokan. Benih mulai diciptakan dengan memasukkan potongan bambu pada pangkal tunas anakan pohon unggul hal yang demikian.

Media cangkok yang dipakai merupakan polybag dengan perbandingan campuran tanah dan kompos 2:1. Sesudah tunas anakan berakar di dalam polybag, benih seharusnya langsung disapih atau dipindah ke lahan kosong untuk mempercepat tumbuhnya akar.

Buah Salak
Sesudah satu bulan, biji salak akan tumbuh, siangi rumput yang berada di sekitar tanaman. Tanaman konsisten dijaga supaya konsisten lembap, cukup air, dan memperoleh daerah yang rindang selama di bawah usia 1 tahun.

Pupuk buatan diberi tiap-tiap 3 bulan sekali sebanyak 25-500 gram untuk satu pohon dan terus meningkat cocok dengan usia tanaman. Usia 1-3 tahun diberi sebanyak 25-300 gram dan 300-500 gram pada usia 3-10 tahun.

Sisakan daun pada tanaman sekitar 17 helai. Pelepah daun salak dipangkas dengan memakai gergaji atau sabit tajam. Dengan sistem seperti ini, cahaya sang surya akan masuk ke dalam ruas pelepah, pengambilan buah menjadi lebih gampang, dan mempermudah pekerja dalam kesibukan perawatan melewati celah tanaman.

Bunga salak ada 3 jenis yakni betina, jantan, dan campuran. Bunga jantan terbalutkan oleh seludang atau spandex dengan tangkai yang memanjang. Supaya pembuahan natural bisa dilaksanakan dengan kencang dan sukses, sebaiknya hilangkan bunga jantan dan sisakan 5-10% dari populasi yang ditanam sebagai sumber pejantan.

Sesudah salak mulai mengeluarkan bakal buah, buah hal yang demikian seharusnya langsung dibungkus dengan memakai plastik, kain, atau yang lainnya. Jikalau ini berkhasiat untuk melindungi buah dari serangan penyakit ataupun hama.

Pemanenan
Buah salak dapat dipanen sesudah matang di pohon, lazimnya berumur 6 bulan sesudah bunga mekar. Buah yang matang dan siap dipanen mempunyai petunjuk warna kulit buah berwarna merah kehitaman atau kuning tua dan bulu-bulu kulit buah telah sirna. Ujung kulit buah meruncing dan terasa lunak kalau ditekan. Pemetikan buah dilaksanakan dengan sistem memotong pada pangkal tangkai buah.

Nah, itulah kiat-kiat dalam membudidayakan buah salak agar kencang berbuah, mulai dari pembenihan, perawatan, sampai pemanenan. sistem-sistem di atas dilaksanakan dengan benar, tak menutup kemungkinan tanaman salak akan kencang berbuah. Bagaimana? Apakah Anda berminat membudidayakan salak?

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*