5 Fakta Unik Suku Maya

Suatu kota kuno Suku Maya ditemukan di balik belantara hutan tropis di Kawasan Peten, Guatemala.

Itu bukan kota biasa, melainkan megapolitan yang ditempati jutaan orang, lengkap dengan lahan pertanian skala industri serta sistem kanal terintegrasi.

Pemetaan seluas 2. 100 km persegi itu makin mengungkap kenyataan bahwa Suku Maya merupakan salah satu penduduk asli daratan Amerika yang hidup dekat tahun 1000 saat sebelum Masehi sampai 900 Masehi ialah bangsa yang pakar dalam bercocok tanam..

Pemetaan daerah tersebut sukses mengetahui sebanyak 60. 000 struktur orang, tercantum 4 posisi pusat pemujaan bangsa Maya yang dilengkapi oleh piramida serta lapangan terbuka.

Suku Maya menaruh banyak teka- teki yang belum terpecahkan, berikut 5 di antara lain semacam dilansir sebagian dari situs milenialjoss. com

 Bangsa yang Kejam

Pemikiran terkenal mengganggap Maya bagaikan suku yang damai: gemar mengamati bintang, memperdagangkan giok, emas, serta bulu- bulu menawan buat diganti dengan benda lain.

Tetapi, asumsi itu lenyap dikala para arkeolog menguak simbol- simbol serta huruf kuno yang ditinggalkan di patung- patung serta beberapa kuil.

Nyatanya, bangsa Maya tidak lebih kejam dari tetangganya di utara, Aztek.

Adegan perang, pembantaian, serta pengorbanan manusia diabadikan dalam lukisan batu.

Peperangan antar- negara- negara kota berganti jadi pertempuran brutal tanpa akhir, sehingga banyak yang menyakini, itu jadi pemicu merosotnya peradaban Maya yang kesimpulannya binasa.

Tidak Sempat Meramalkan Kiamat 2012

Dunia pernah terbuat gempar jelang 21 Desember 2012– yang dikira bagaikan kiamat bagi bangsa Maya.

Bertepatan pada tersebut konon cocok dengan kalender hitung panjang Suku Maya ;( Long Count),;sebuah sistem yang sangat lingkungan yang mencakup periode dekat 5. 200 tahun.

Histeria jelang 21 Desember 2012– titik akhir perhitungan Long Count– apalagi membuat Tubuh Antariksa Amerika Serikat( NASA) angkat bicara, menepis seluruh rumor serta berita bohong yang tersebar. Seluruh alasan pemicu kiamat juga dipatahkan dengan sains.

Tubuh Antariksa Amerika Serikat, NASA, menguak, rumor kiamat Maya dimulai suatu klaim tentang planet” liar” bernama Nibiru.” Disebut- sebut planet yang ditemui Bangsa Sumeria itu menuju ke Bumi,” demikian uraian NASA dalam situs nasa.

Nibiru ataupun terkenal diucap” Planet X” lalu diklaim bagaikan pemicu kiamat.” Awal mulanya kiamat diprediksikan terjalin pada Mei 2003, tetapi sebab tidak apapun yang terjalin, akhir dunia digeser jadi Desember 2012,” demikian ungkap NASA.

Kebetulan, pada bertepatan pada 21 Desember 2012 bersamaan dengan akhir baktun 13 kalender hitung panjang( Long Count) Maya.” Itu kenapa seketika kiamat diprediksikan terjalin pada 21 Desember 2012.”

Kenyataannya, bangsa Maya kuno tidak sempat meramalkan kiamat. Berakhirnya kalender mereka merupakan suatu dini baru, bukan tanda- tanda kiamat.

Melek Huruf

Bangsa Maya nyatanya mempunyai bahasa, huruf, apalagi novel. Untuk mata yang tidak terlatih, abjad mereka nampak semacam serangkaian titik serta coretan yang aneh.

Pada realitasnya, Suku Maya kuno memakai bahasa yang lingkungan. Tidak seluruh anggotanya dapat membaca.

Buku- buku itu diprediksi dibuat serta digunakan oleh para pemuka keyakinan ataupun imam.

Maya mempunyai ribuan novel dikala bangsa Spanyol datang serta menjajah tanah mereka. Tetapi, pendatang membakar sebagian besar buku- buku itu.

Cuma 4 novel Maya ataupun diucap kodeks yang bertahan.

Ritual Pengorbanan Manusia

Ritual pengorbanan manusia dikira lekat dengan budaya Aztec dari Meksiko Tengah. Tetapi, asumsi itu bisa jadi itu sebab penulis sejarah asal Spanyol muncul di situ buat menyaksikannya.

Nyatanya orang Maya sama haus darahnya dikala berikan persembahan pada para dewa yang mereka puja.

Negara- negara kota Maya kerap bertempur satu sama lain serta banyak pejuang musuh tertawan. Tawanan ini umumnya diperbudak ataupun dikorbankan.

Tawanan tingkatan besar semacam bangsawan ataupun raja dituntut bermain dalam pertandingan bola melawan pihak yang mempesona.

Sehabis pertandingan, yang hasilnya sudah didetetapkan tadinya– cocok siapa yang menang serta kalah dikala pertempuran– para tawanan dikorbankan dalam ritual.

Gua Actun Tunichil Muknal di Belize jadi saksi ritual pengorbanan manusia Suku Maya.

Di ujung dari lika- liku gua, di hamparan tanah basah yang dijuluki” The Cathedral”, ada 14 kerangka manusia, korban ritual pengorbanan Suku Maya buat dewa mereka.

Yang sangat populer merupakan kerangka wanita 18 tahun yang dijuluki” The Crystal Maiden”. Dia dibaringkan di suatu kamar gua, yang terpisah dengan jasad- jasad yang lain.

Diyakini, wanita malang tersebut tewas mengenaskan, diprediksi dihabisi dengan pentungan, di mana 2 dari tulang punggung korban patah karenanya.

Jasadnya menyembul dari tanah dalam posisi unik serta membeku oleh kapur, membentuk susunan kalsit yang bersinar– menginspirasi julukannya bagaikan wanita kristal.

Sedangkan itu, umur kerangka yang lain bermacam- macam, dari 1 tahun sampai diperkirakan 45 tahun. Kebanyakan tewas akibat trauma parah pada kepala. Apalagi terdapat yang terkoraknya sirna.

Maya kuno merupakan salah satu peradaban yang sangat misterius di dunia. Mereka yakin dunia dasar tanah yang terdapat di gua- gua merupakan rumah untuk para dewa yang mengatur hujan serta panen.

Kanak- kanak belia serta wanita diyakini bagaikan manusia yang murni serta sangat di idamkan para dewa. Hingga dari seperti itu mereka dijadikan tumbal buat memperoleh keberuntungan kolektif.

Binasa Secara Misterius

Dekat tahun 700 Masehi, peradaban Maya jadi kokoh. Negara- negara kota yang berkuasa memerintah para pengikut yang lemah, perdagangan berlangsung pesat, serta prestasi budaya semacam seni, arsitektur, serta astronomi pada puncaknya.

Pada 900 Masehi, beberapa negeri kota yang jadi pendukung berarti kebudayaan Maya, seperti ;Tikal, Palenque, serta Calakmul hadapi kemunduran serta ditinggalkan.

Peradaban Maya juga merosot sampai kesimpulannya binasa. Apa yang sesungguhnya terjalin? Tidak terdapat yang ketahui tentu.

Sebagian pakar menyebut, perang merupakan pemicunya. Yang lain berkomentar, perubahan hawa, kelaparan, serta wabah penyakit bagaikan aspek utama.

Bisa jadi pula, yang terjalin merupakan campuran dari seluruh tersebut. Tetapi, sampai dikala ini para pakar belum menciptakan kata setuju.

Walaupun peradaban Maya Kuno sudah tamat seribu tahun kemudian, tetapi tidak berarti orang- orangnya turut lenyao.

Budaya Maya masih terdapat dikala para conquistador ataupun penjajah Spanyol datang pada dini tahun 1500- an. Semacam bangsa Amerika yang lain, mereka ditaklukkan serta diperbudak, budaya mereka dilarang, buku- buku mereka dihancurkan.

Sepanjang 500 tahun, Suku Maya berjuang keras buat mempertahankan budaya serta tradisi leluhurnya. Di Guatemala, sebagian Meksiko, Belize terdapat kelompok etnis yang masih berpegang teguh pada tradisi mereka, semacam bahasa, baju, serta agama yang berasal dari hari- hari dikala peradaban Maya yang hebat menggapai masa jayanya.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*